Dampak Kesiapan Peralatan Bongkar Muat Terhadap Efisiensi Biaya Operasional Kapal Tug Boat PT. Gurita Lintas Samudera Cabang Merak
DOI:
https://doi.org/10.6425/kabwvc58Keywords:
kesiapan alat bongkar muat , efisiensi biaya operasional , frekuensi kerusakan , waktu downtime , kapal tug boat, PLS-SEMAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesiapan alat bongkar muat terhadap efisiensi biaya operasional kapal tug boat pada PT. Gurita Lintas Samudera Cabang Merak. Studi ini menitikberatkan pada tiga indikator utama, yaitu persentase alat yang berfungsi secara optimal, frekuensi kerusakan alat, serta durasi waktu downtime. Data diperoleh dari 50 responden yang meliputi operator alat berat, pekerja bongkar muat, mandor, staf administrasi, dan manajer operasional melalui kuesioner berformat skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil pengujian menujukkan bahwa ketiga variabel tersebut memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap peningkatan efisiensi biaya operasional, dengan nilai original sample dan p-value masing-masing: persentase alat berfungsi optimal (0,250; p=0,047), frekuensi kerusakan alat (0,404; p=0,001), serta waktu downtime (0,269; p=0,047). Koefisien determinasi (R²) model sebesar 0,745 mengindikasikan bahwa 74,5% variabilitas efisiensi biaya dapat dijelaskan oleh variabel kesiapan alat ini. Implikasi penelitian menekankan pentingnya pengelolaan optimal kondisi peralatan, pengurangan kerusakan, dan pengendalian downtime sebagai strategi efektif dalam menekan biaya operasional kapal tug boat secara berkelanjutan. Rekomendasi diberikan kepada perusahaan untuk meningkatkan program pemeliharaan dan sistem manajemen peralatan guna mendukung kelangsungan operasional dan daya saing di industri transportasi laut.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL TRANSPORTASI DAN MANAJEMEN MARITIM (TRANSMA)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





